Sabtu, 28 November 2020

konferensi Daerah PGRI Kota Tidore Kepulauan dan Launching Komunitas Tidore Cerdas


        Pelaksanaan Konferensi Daerah III Masa Bhakti IV PGRI kota Tidore Kepulauan periode 2020-2025 dengan mengambil tema  "Mewujudkan PGRI Sebagai Penggerak Perubahan Pendidikan untuk terciptanya Guru yang Unggul Dalam Menguasai Teknologi informasi".  Acara ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 November 2020 yang dihadiri oleh Pj Walikota Tidore Kepulauan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tidore Kepulauan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kota Tidore kepulauan Provinsi Maluku Utara, perwakilan Pengurus PGRI provinsi Maluku Utara. 

         Acara dibuka dengan laporan ketua panitia kegiatan yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh ketua PGRI kota Tidore Kepulauan.



        Rangkaian kegiatan PGRI dimulai dengan acara webinnar melalui zoom meeting dengan Tema "Tranformasi digital dalam pembelajaran mewujudkan Tidore Cerdas 2025". Dengan pemateri-pemateri yang ahli di bidangnya serta mengundang Duta Rumah Belajar terbaik tahun 2019 bapak Jarnawi. Selain kegiatan seminar daring PGRI dan Komunitas Tidore Cerdas 2025  membuat kegiatan Training Of Tranner (TOT) pembuatan Media Pembelajaran yang diikuti oleh perwakilan guru setiap wilayah kecamatan di kota Tidore Kepulauan, yang nantinya peserta mengimbas kan ke rekan-rekan guru wilayah kerja. 


            Sambutan selanjutnya dari wakil ketua PGRI Provinsi Maluku Utara bapak Mujain Paty. Beliau menyampaikan apresiasi kepada pengurus PGRI kota Tidore Kepulauan masa Bhakti  selama 2 Periode yang melaksanakan tugasnya dengan baik. 


  Pj Walikota Tidore Kepulauan menyampaikan beberapa pesan terkait kemajuan pendidikan di kota Tidore Kepulauan, melalui PGRI Guru harus tampil sebagai figur yang dapat digugu dan ditiru. Selain itu era digital yang harus menuntut guru untuk selalu berinovasi serta sebagai garda terdepan dalam pembangunan pendidikan. Guru menjadi episentrum dunia pendidikan Maka dari itu kesejahteraan guru juga harus terjamin.


           Di penghujung acara sebelum masuk konggres PGRI secara simbolis PJ Walikota Tidore Kepulauan melaunching komunitas Tidore cerdas 2025.  Komunitas ini merupakan suatu wadah bagi guru-guru se-Tidore Kepulauan untuk bersama-sama mewujudkan generasi unggul Tidore Kepulauan yang cerdas dan Berkarakter.


Minggu, 22 November 2020

Selamat untuk 5 besar kandidat DRB Maluku Utara 2020


      Kegiatan Bimtek PembaTik sekarang telah sampai pada tahap akhir Pemilihan Duta Rumah Belajar Nasional tiap Provinsi. Satu langkah lagi menuju puncak kontestasi kegiatan PembaTik dengan kegiatan pemaparan program 1 tahun kedepan, serta wawancara peserta dengan dewan juri dari Pusdatin. 
          Lima kandidat calon DRB Maluku Utara adalah : 
1. Erfan Widyas Saputra
Peserta dari kota Tidore Kepulauan
2. Rianti La Murunga 
peserta dari Kabupaten Halmahera Selatan
3. Hamrah Surianto
Peserta dari Kabupaten Halmahera Barat
4. Emilia Sugiarto
Peserta dari Kabupaten Halmahera Timur
5. Surahman Raja 
Peserta dari Kabupaten pulau Morotai

          Kelima peserta ini merupakan peserta PembaTik terbaik di Provinsi Maluku Utara. Mereka telah berjuang mulai dari awal kegiatan yang telah dibuka di bulan April 2020 melalui Bintek level satu dengan tema literasi. Kemudian level-level berikutnya yang mewajibkan menyelesaikan tugas yang harus dikirim.  Kemudian di level 4 saatnya bagi 30 SRB terpilih melakukan praktik berbagi di lingkup kerja masing-masing dan juga dapat berkolaborasi dengan SRB atau DRB daerah lain. 
        Kegiatan akhir inilah yang menentukan siapa yang akan menjadi Duta Rumah Belajar disetiap Provinsi. Apapun hasilnya nanti itulah yang terbaik, karena kita semua juga yakin sampai disini saja kita sudah luar biasa merasakan atmosfir menjadi seorang calon Duta Rumah Belajar. 


        Tetaplah  Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia

#MerdekaBelajar
#NadiemMakarim
#PembaTIK2020
#pembatiklevel4
#RumahBelajar
#tributetohendriwidiatmoko 
#guruberbagi
#gurupenggerak
#pembatikmalut

Kamis, 22 Oktober 2020

PRIBUMI (Parade Sharing Membumikan Rumah Belajar


Kegiatan ini dilaksanakan untuk berbagi praktik baik yang dilakukan di provinsi dan mengajak peserta untuk berkontribusi dalam portal Rumah Belajar. Kegiatan ini diprakarsai oleh ibu Salma Nabila SRB Jawa timur dengan mengajak saya berkolaborasi dengan bapak Edi Puriyanto SRB Gorontalo

Di sesi pertama saya sendiri yang mengisi  memaparkan bagaimana pembelajaran jarak jauh di daerah non jaringan serta pemanfaatan aplikasi supermii dalam pembelajaran. Di tempat tugas saya Menerapkan sistem unduh pakai, setelah mengunduh, saya memakai atau menggunakan aplikasi tersebut. Ketika mengunduh tentunya pergi ke tempat maupun daerah yang memiliki sinyal bagus terlebih dahulu, kemudian mengajarkan kepada anak didik dengan sistem offline. Media yang saya gunakan yaitu telepon seluler untuk berkomunikasi dengan orang tua siswa saat PJJ. pengembangan konten sangatlah mudah menggunakan di android, terutama menggunakan aplikasi supermii yang dapat diunduh secara gratis di google playstore.

Pada sesi kedua, Pak Edi Puriyanto, Sahabat Rumah Belajar Provinsi Gorontalo, berbagi praktik baiknya menggunakan fitur Rumah Belajar. Beliau menjelaskan apa saja fitur-fitur yang ada dalam Bank Soal. Pada sesi ini juga beliau menerangkan apa saja yang perlu dilakukan dalam pembuatan soal di dalam fitur bank soal. Dalam membuat soal baru diberlakukan dua cara yaitu buat baru maupun upload soal. 

Sesi terakhir, ibu Salma Nabila, Sahabat Rumah Belajar Jawa Timur, berbagi praktik baiknya menggunakan sumber belajar dan pengembangan konten video animasi menggunakan adobe after effect. Dalam implementasi pembelajaran jarak jauh yang dilakukan, dijelaskan mulai dari pra, inti, dan pasca pembelajaran. Ibu Salma juga menerangkan bagaimana pengembangan konten yang dilakukan selama ini menggunakan aplikasi adobe after effect.  Pembuatan animasi konten untuk diunggah di sumber belajar ini dilakukan dimulai dari desain dengan menggunakan adobe illustrator. Di dalam desain tersebut, pembuatan layer perlu diperhatikan guna pergerakan animasi ketika telah diberi gerakan nantinya. Pembuatan animasi 2 dimensi ini lebih mudah dibandingkan dengan 3 dimensi karena tidak perlu memikirkan hasil samping kanan, kiri, dan belakang karakter animasi kita, karena hanya didesain menggunakan sisi depan saja.

Kegiatan ini dihadiri 45 peserta dari beberapa provinsi dan Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar.

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar


Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia


#MerdekaBelajar

#NadiemMakarim

#PembaTIK2020

#pembatiklevel4

#RumahBelajar

#tributetohendriwidiatmoko 

#guruberbagi

#gurupenggerak

#pembatikmalut

Selasa, 20 Oktober 2020

Penerapan model pembelajaran discovery-inquiri learning di SDN Talaga Puncak

 


    Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera sahabat rumah Belajar dimanapun berada. setelah saya melaksanakan rangkaian kegiatan sosialisasi ke beberapa sekolah tentang pemanfaatan Portal Rumah Belajar, saya melanjutkan dengan tugas membuat vlog tentang implementasi Model pembelajaran Dicovery-inquiry Learning yang memanfaatkan fitur Sumber Berlajar pada portal rumah belajar. tetapi bukan berarti kegiatan berbagi saya berhenti, saya tetap berbagi pemanfaatan ke guru-guru di daerah saya.

    Saya bertugas di sebuah desa terisolir di pulau Tidore, kampung ini namanya kampung Talaga Puncak dan ada satu sekolah SD disana. Saya biasanya berangkat pukul 06.00 pagi dari rumah akses jalan menuju desa hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki kurang lebih 3 km. saya parkir motor saya di batas aspal terahir sebelum tanjakan gunung. Pagi itu hari Senin, 19 Oktober 2020 saya berncana membuat vlog tentang praktik baik pemanfaatan portal rumah belajar, hari sebelumnya hujan cukup deras di wilayah saya. sampai-sampai di pertengahan jalan ada genangan air yang banjir dari rawa-rawa. Karena itu adalah jalan satu-satunya terpaksa saya harus menyeberangi genangan air itu. untuk vlognya sendiri sahabat rumah belajar dapat klik Di_sini

    Sintak model discovery-inquiri learning ini diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Simulation
Pemberian rangsangan dengan cara siswa menyimak materi stimulus berupa Vidio yang diberikan pendidikan di dalam kelas
2. Problem statement
Identifikasi Masalah dengan cara siswa menyampaikan respon atas stimulus dari pendidik secara tatap maya atau tatap muka terbatas. Peserta didik dibagi dalam kelompok.
3. Data collection
Pengumpulan data kemudian mendiskusikan dengan teman satu kelompok. Kemudian mengirimkan bukti kerja kelompok ke pendidik
4. Data processing
Peserta didik dengan berkolaborasi mengolah data yang telah dikumpulkan kemudian merumuskan hasil diskusi dan mengumpulkan dengan cara mengunggah ke kelas Maya jika melakukan pembelajaran secara daring.
5. Verification
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dengan kelompok 
6. Generalisasi
Membuat kesimpulan dengan bimbingan dari pendidik atau guru.

    Kelebihan dari model pembelajaran discovery-inquiri diantaranya adalah 

1. Membantu siswa dalam menggunakan ingatan dan dalam rangka tranfer kepada situasi-situasi proses belajar yang baru.

2. Mendorong siswa untuk berpikir dan bekerja atas inisiatif nya sendiri

3. Memungkinkan siswa belajar dengan memanfaatkan berbagai jenis sumber belajar yang tidak hanya menjadikan guru sebagai satu-satunya sumber belajar.

4. Strategi belajar menjadi berubah dari yang bersifat penyajian informasi menjadi pembelajaran yang menekankan kepada proses pengolahan informasi dimana siswa yang aktif mencari dan mengolah sendiri informasi yang kadar proses mentalnya lebih tinggi atau lebih banyak. Siswa akan mengerti konsep-konsep dasar atau ide.

5. Metode ini dapat memperkaya dan memperdalam materi yang dipelajari sehingga tahan lama dalam ingatan dan menjadi lebih baik.

    Semoga apa yang saya praktikan bermanfaat bagi pendidik dan peserta didik, dengan adanya Portal Rumah Belajar kami sebagi Pendidik sangat terbantu dalam memberikan Pembelajaran berbasis TIK. Terima kasih Wassalamualaikum wr.wb

vlog https://youtu.be/TEzXCoV999E

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia

#MerdekaBelajar

#NadiemMakarim #PembaTIK2020#pembatiklevel4 #RumahBelajar #tributetohendriwidiatmoko 

#guruberbagi #gurupenggerak

#pembatikmalut

Sabtu, 17 Oktober 2020

"PAIKEM GEMBROT" Dengan Cita Rasa TIK

 


Ini merupakan kegiatan sosialisasi saya yang ke tiga di lingkup korwil Tidore Utara. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 1 Mareku pada hari Sabtu, 17 Oktober 2020, dengan mengambil tema "PAIKEM GEMBROT" Dengan Cita Rasa TIK. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan lancar. 


Pada kegiatan ini saya dan rekan-rekan guru di gugus SDN 1 Mareku dan sekitarnya kedatangan tamu spesial, beliau adalah Duta Rumah Belajar Maluku Utara tahun 2018 bunda Iriany. Beliau memberikan penguatan kepada kami, membuka acara dengan ice breaking yang menyenangkan tak lupa juga menceritakan pengalaman menjadi duta


Setelah kegiatan ke tiga saya secara tatap muka ini bukan berarti sudah selesai rangkaian kegiatan di kecamatan Tidore Utara, tetapi kegiatan ini tetap berkelanjutan. Harapan kami guru-guru di Tidore kepulauan dapat memanfaatkan portal Rumah Belajar serta implementasi nya pada pembelajaran.


Pemanfaatan TIK mau tidak mau akan terus terpakai seiring kemajuan teknologi. Di dalam pembelajaran pernah didengungkan istilah-istilah yang menarik dan penuh makna salah satunya adalah PAIKEM GEMBROT Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif Menyenangkan serta Gembira dan Berbobot. Dengan kolaborasi kan penggunaan TIK maka tujuan pembelajaran yang guru sajikan akan tercapai dan bermakna. PAIKEM dapat didefinisikan sebagai: pendekatan mengajar (approach to teaching) yang digunakan bersama dengan banyak metode tertentu dan dengan berbagai media pengajaran yang disertai penataan kelas dan tempat duduk siswa sedemikian rupa sehingga proses pembelajaran menjadi aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Dengan demikian, para siswa merasa tertarik dan mudah menyerap pengetahuan dan keterampilan yang diajarkan.

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini memungkinkan PAIKEM GEMBROT BER JAS istilah BERJAS artinya berbasis jejaring sosial (Internet)

Pada saat sekarang ini sudah begitu banyak infrastuktur Teknologi Informasi dan Komunikasi yang ada dan masyarakat (termasuk peserta didik) sudah melek dengan teknologi. yang menjadi masalah besar dalam benak kita bagaimanakah dengan gurunya apakah sudah melek Teknologi Informatika dan komunikasi? Disinilah peran penting kita dalam membangun peserta didik agar tercipta pembelajaran yang bermakna maka guru harus belajar dalam pemanfaatan TIK. 

Semoga kedepannya dengan pelatihan dan sosialisasi yang berkelanjutan kita dapat bersama-sama belajar dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran. 

Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar

Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia

#MerdekaBelajar

#NadiemMakarim

#PembaTIK2020

#pembatiklevel4

#RumahBelajar

#tributetohendriwidiatmoko 

#guruberbagi

#gurupenggerak

#pembatikmalut

Kamis, 15 Oktober 2020

"MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS EDUGAME DALAM PJJ"

Pemanfaatan edugame dalam pembelajaran

 Masih dalam rangkaian kegiatan sosialisasi di wilayah kerja korwil Tidore Utara, kali ini saya berkesempatan berbagi dengan bapak ibu guru SDN Rum dan sekitarnya. Kegiatan ini dilaksanakan di hari Kamis, 15 Oktober 2020 dengan tema "Model Pembelajaran Berbasis Game dalam PJJ". Kali ini kegiatan dibuka oleh sekretaris K3S kecamatan Tidore Utara Bapak Kabir Mahmud, S.Pd. 

Kegiatan ini diikuti perwakilan peserta setiap sekolah mengirimkan 3 guru beserta kepala sekolah karena himbauan dari pengawas tetap untuk mematuhi peraturan dan menjalankan protokol kesehatan yang ada. Beberapa sekolah diantaranya adalah SDN Rum, SDN Balibunga, SDN 1 Maitara, SDN 2 Maitara, SDN Tahua dan SDN Talaga Puncak. 


Setiap pengalaman untuk berbagi tetap saya dokumentasikan untuk bahan refleksi saya kedepannya. Karena beberapa masukan dari bapak ibu peserta untuk tetap melanjutkan kegiatan seperti ini karena sangat bermanfaat bagi mereka. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta Alhamdulillah dimulai pukul 09.00 sampai pukul 12.30 wit. 


Pembelajaran berbasis game itu sendiri merupakan produk permainan Berbasis komputer atau gawai yang bermuatan edukatif berisikan sebuah tantangan maupun sebuah alur yang harus diselesaikan. Kelebihan penerapan Model Berbasis Game itu sendiri adalah sebagai berikut : 
1. Peningkatan daya ingat dan retensi
Pada umumnya sebuah game mendorong pemikiran yang kreatif dan pemecahan masalah yang harus diselesaikan. Pada akhirnya membantu peserta didik mengingat informasi dengan lebih baik. Konsep yang mereka pelajari di kelas menjadi hidup dan menyenangkan.
2. Mengembangkan keterampilan pemecahan masalah
Game membuat peserta didik lebih banyak berfikir, memproses informasi, memahami instruksi dan menjawab pertanyaan, menyelesaikan tantangan tidak sekedar membaca dan menghafal. 
3. Umpan balik instan
Keterlibatan peserta didik dapat dirasakan sepenuhnya dan bersifat personal. Tiap peserta didik mengalami dan melewati prosesnya dengan karakteristik masing-masing.


Sintak pembelajaran berbasis game itu sendiri sebagai berikut :
1. Memilih game sesuai topik 
2. Penjelasan konsep
3. Peserta didik menyepakati aturan yang sudah disampaikan oleh pendidik
4. Bermain game sesuai arahan dan bimbingan pendidik dari link yang sudah dibagikan oleh pendidik
5. Merangkum pengetahuan
6. Melakukan refleksi

Disamping itu peran guru dan orang tua sangat penting dalam pembelajaran ini. Sebelumnya guru harus melakukan riset dan mencoba apakah game yang akan digunakan telah sesuai dengan topik materi yang akan diajarkan. Orang tua juga memiliki peran penting dalam belajar di rumah dengan membey pendampingan saat pembelajaran berbasis game dilakukan karena yang perlu diperhatikan adalah hindari game yang mengandung konten negatif.


Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar


Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia


#MerdekaBelajar

#NadiemMakarim

#PembaTIK2020

#pembatiklevel4

#RumahBelajar

#tributetohendriwidiatmoko 

#guruberbagi

#gurupenggerak

#pembatikmalut

DISCOVERY-INQUIRY LEARNING BERBASIS LINGKUNGAN DENGAN MEMANFAATKAN SUMBER BELAJAR PADA PORTAL RUMAH BELAJAR


 Ini adalah kegiatan saya diluar sekolah dan saya lakukan secara tatap muka, tetapi tetap kita terapkan protokol lesehan atas himbauan dari pengawas binaan saya. Kegiatan dikorwil kec Tidore Utara dilaksanakan selama 3 hari dan dibagi beberapa sekolah berkumpul di satu titik salah satu sekolah. 
Kegiatan di korwil Tidore Utara yang pertama dilaksanakan hari Rabu, 14 Oktober 2020 di SDN Ome. Pada kegiatan ini diikuti peserta dari SDN Ome, SDN 1 Gubukusuma, SDN 2 Gubukusuma, SDN Jaya dan diwakili oleh 3 guru disetiap sekolah. Hal ini dilakukan karena himbauan pembatasan dalam berkumpul dan terapkan protokol kesehatan.


Dikegiatan dini dibuka oleh kepala sekolah SDN Ome selaku tuan rumah kegiatan sosialisasi. Peserta seluruhnya ada 20 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini. 


Pada kegiatan sosialisasi ini saya memberikan materi "Discovery-inquiri learning berbasis Lingkungan dengan memanfaatkan sumber belajar di Portal Rumah Belajar. Fitur sumber belajar yang ada di Portal Rumah Belajar dapat dimanfaatkan untuk untuk melaksanakan pembelajaran khususnya dengan model pembelajaran discovery-inquiri learning. Dimana peserta didik lebih aktif dalam merancang dan melakukan eksperimen yang nantinya dipresentasikan hasilnya. Melalui Vidio dan multimedia pembelajaran diharapkan siswa melakukan riset lebih lanjut untuk menemukan permasalahan yang nantinya dengan bimbingan pendidik siswa diarahkan mengolah data apa saja yg ditemukan dalam ilustrasi yang diberikan oleh pendidik (discovery). 


Sinyal model discovery-inquiri learning ini diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Simulation
Pemberian rangsangan dengan cara siswa menyimak materi stimulus berupa Vidio yang diberikan pendidikan di dalam kelas
2. Problem statement
Identifikasi Masalah dengan cara siswa menyampaikan respon atas stimulus dari pendidik secara tatap maya atau tatap muka terbatas. Peserta didik dibagi dalam kelompok.
3. Data collection
Pengumpulan data kemudian mendiskusikan dengan teman satu kelompok. Kemudian mengirimkan bukti kerja kelompok ke pendidik
4. Data processing
Peserta didik dengan berkolaborasi mengolah data yang telah dikumpulkan kemudian merumuskan hasil diskusi dan mengumpulkan dengan cara mengunggah ke kelas Maya jika melakukan pembelajaran secara daring.
5. Verification
Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi dengan kelompok 
6. Generalisasi
Membuat kesimpulan dengan bimbingan dari pendidik atau guru.



Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 09.00 wit sampai pukul 12.00 wit. Karena antusias peserta tidak terasa waktu 3 jam kami lalui untuk memberikan materi dan dilanjutkan diskusi dengan peserta. Alhamdulillah dari kegiatan ini dari peserta dan pemateri bersama k3s dapat bersinergi untuk kedepannya dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan serupa sebagai upaya mengenalkan TIK dan implementasi nya ke pembelajaran.





Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar


Merdeka Belajarnya, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia


#MerdekaBelajar

#NadiemMakarim

#PembaTIK2020

#pembatiklevel4

#RumahBelajar

#tributetohendriwidiatmoko 

#guruberbagi

#gurupenggerak

#pembatikmalut